Thursday, April 28, 2016

Rumitnya Pikiran Perempuan

Pada akhirnya cinta adalah rasa percaya bahwa seseorang akan terus membahagiakanmu tanpa kamu merengek memintanya. Sesederhana itu... tapi kenyataannya tidak benar-benar sederhana.
Saat seorang anak merengek meminta coklat, karna dia begitu menginginkan coklat. Beda halnya saat perempuan merengek minta di perhatikan, karna dia begitu menginginkan di cintai. Perhatian yang d tunjukan membuatnya seolah dia di butuhkan.
'Saya Merasa depresi, saya butuh perhatian lebih, kata-kata menenangkan bahwa semuanya akan baik-baik saja, kamu sangat sayang dan akan selalu ada menjaga saya. Tolong mengertilah saya membutuhkan kamu.'
Satu kalimat panjang yang di singkat menjadi rengekan tak jelas, marah, emosi dan tangisan. Lucunya perempuan merasa ingin di mengerti sekalipun tanpa bicara apa-apa. Sayangnya semakin merengek, semakin mungkin di tinggal pergi. Kebanyakan pasangan menerimanya dengan perasaan tidak suka, merasa terganggu, ikut emosi, merasa tak ada masalah, dituntut, diminta selalu perhatian seolah dia tidak punya masalah lain yang harus dipikirkan. Yang satu ingin dimengerti begitu juga pasangannya, dua pikiran dua keinginan. Lalu apa intinya berpasangan, ada saat salah satunya membutuhkan. Menjadi tempat pulang dan tempat mencari ketenangan. Mencintai itu memberi... tp orang tidak selalu bisa memberi. 
Rumitnya pikiran perempuan beranggapan semua pasangannya bisa telepati. Tapi mungkin pasangan yang benar-benar mengenalmu, biasanya mereka mengerti bahkan saat kamu tidak mengatakan sepatah katapun.
© Just Floo 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis