Merayakan pagi

 Merayakan pagi... satu batang lg mungkin...? Tapi terlalu pagi untuk merusak diri...

Always be there for you

Ketika kamu menyayangi seseorang, kamu tidak akan rela membiarkannya menanggung kesulitan dan kerumitan hidupnya sendirian. Kamu ingin ada. Bermakna. 

Twitter ~

Horoscopes


February 24, 2012 1

Leo (7/23-8/22) 

You have a strong grasp of what you want in the future, but you will have to wait before you can get started. Luckily, your impatience will fade away later in the day when something happens that causes one of the people you care about to react emotionally or fly off the handle. Keep a cool head and you will be able to see how you can help them and help yourself at the same time. Your instincts are right on target about things, so trust them like you always do. 

Knapa ini Horoscopes nya bener banget...

Smile

Smile. It is a simple act, but sometimes takes a lot of effort. A smile can cause boundaries to melt, hearts to warm up, and distances to reduce. Why don't we smile more often? Is it too tough to smile? The answer lies in our attitude towards life. If we are more accepting of situations, we will be able to smile more easily.
A smile is a curve that sets everything straight.

Dia

Pertama-tama, aku akan mencari tahu semua hal tentangnya. Aku akan menghabiskan waktu-ku berada di sekitarnya, tentu saja tanpa sepengetahuannya. Aku akan mencari tau makanan apa yang dia suka? Anggur putih atau merah? Apakah dia suka fashion? Musik - jenis musik apa? Apakah dia sering olahraga dan jika iya, olahraga apa? Jika tidak, kenapa? Ketika dia berjalan dengan wajah sedikit tersenyum, dan mata yang begitu cerah - apa yang ada dalam pikirkannya? Kenapa dia tidak berangkat kerja dengan mobilnya sendiri? Apakah ia ingin sedikit berjalan kaki atau sekedar berolahraga? Setiap kali berbicara, suaranya begitu lembut - kenapa? Kenapa, kenapa, kenapa. Aku ingin semua jawabannya. 
Setelah aku tau semuanya, aku akan memotong rambutku, merubah cara berpakaianku. Aku akan berhenti minum, atau memakan junk food dan hanya memakan wortel. Aku akan menyingkirkan mobilku, mungkin nanti aku akan membeli sepeda sebagai gantinya. Switch career for sure. Mountain biking bukanlah minatku dari awal, tetapi mungkin nanti aku akan melakukannya sekali-sekali. Aku akan memelihara burung dan ikan. Aku akan bicara dengan cara yang berbeda, mungkin belajar bahasa french juga. Aku akan mulai pergi ke museum. Membeli beberapa karya seni. Aku akan membuat yayasan yang menyelamatkan ikan paus. Aku akan melakukan apapun yang perlu dilakukan - untuknya. 
Dia tidak akan melihatku pada awalnya, terlalu cepat memang dan aku tidak mau membuatnya sedikit takut dengan keberadaanku. Aku akan sangat bersabar. Tetapi cepat atau lambat dia akan bertanya-tanya siapa orang yang yang selalu makan pasta di restoran favoritnya? Siapa yang selalu datang di waktu yang sama dan duduk di meja makan yang terletak tepat di depannya? Begitu dia melihatku aku akan menyapa. Berbicara dengannya. Kita akan berbicara tentang makanan, fashion, musik, olahraga, mobil, semua hal yang dia minati.
Kemudian dia jatuh cinta, aku sudah bisa merasakannya. Dia akan mulai merasa orang ini yang selalu ada di restaurant favoritnya adalah pasangan yang sempurna untuknya. Dia akan pastikan untuk selalu berada di sana pada waktu yang sama setiap minggu. Dan aku akan selalu berada di sana pada waktu yang sama juga. 
Kami berbicara lebih banyak. 
Kemudian… 
Apakah kamu mau pergi ke bioskop dengaku? 
Ya. Jawabnya. 
Kemudian kita pergi berdua. Kita berjalan bersama-sama. 
Dia tersenyum seperti biasa. Aku tersenyum juga. 
Aku mencintaimu katanya. 
Aku mencintaimu. 
Lalu… 
Dia mengajakku ke apartmentnya 
Dia menawarkan secangkir Coffee 
Aku berpamitan pulang, tetapi dia melarangku 
Kemudian dia memelukku 
Kami saling berciuman 
Kemudian...
Kami bercinta 
Hidup berjalan seperti yang sudah seharusnya. Kami saling berbagi semuanya. Dia memasak untukku, kami tidur saling berpelukan. Setiap pagi aku mengecup keningnya, dan berangkat kerja. Kami selalu menyempatkan makan malam bersama, dan dia lebih suka menghabiskan waktu liburnya denganku.
Tahun-tahun berlalu, aku mendapatkan promosi dari kantor. Aku mulai jarang pulang, terlalu sibuk. Aku lebih banyak makan malam di luar dengan rekan kerja. Dia lebih suka menghabiskan waktunya ke salon dan belanja bersama teman-temannya. 
Saat pulang dia sudah tertidur, dan saat aku berangkat dia belum terbangun. Aku mulai lupa seperti apa wajahnya. Dia tidak lagi berjalan dengan wajah tersenyum. Aku tidak lagi ingat cara dia makan, suarannya seakan menjadi sunyi.  
Kami berpisah...
Kemudian aku mengetahui bahwa dia mempunyai hubungan baru dengan orang lain. Dia mendapatkan segala sesuatu yang tidak aku lakukan untuknya. Dia berjalan dengan wajah tersenyum lagi. Dia lebih bahagia. 
Dia tidak lagi seperti sebelumnya.
Dia berubah. 
Begitu juga aku...

Honey

Honey...
I really don't understand what's going on with you, like if you're mad or just trying to avoid the fact your mad. Did I do something wrong...?
Whatever the case may be, I'm sorry. 
I want to know what I could possibly do to make it up to you cause I love you and I can't lose you. 
I'm sorry if I hurt you, I understand how much you must hate me right now but please... honey... please... I really, truly am sorry...

Dear My First Something

I can’t forget that first night. One little kiss led to hundreds more if not thousands. My last two weeks simply magical and over half the time was spent in your bed. 
We never went too far but o my gosh your kisses and your lingering caresses. I found it so hard to breath. It was incredible to have you explore almost every last inch of me. Sometimes hard, sometimes gentle, sometimes playful but always passionate. 
The intensity of your gaze, your warm skin against mine, our carefree laughter and the comfortable silence. I felt as if I had no control over what was happening even though I guided your hand. 
I was completely lost, I was completely yours... And then I was yours again and again...

Pagi

Hal pertama yang aku lihat saat membuka mata adalah warna pucat kamarku sendiri. Ada aroma sedap menyeruak dari arah dapur ketika pintu berderit terbuka. lalu perempuan ini pun masuk. 
"Sudah bangun, sayang?" Dia bertanya seraya menutup pintu di belakangnya. Sebelah tangannya membawa nampan berisi cangkir kopi panas. Ini untuk yang ke tiga kalinya dia menghabiskan malam di tempatku. 
"Hai, pagi." Balasku sambil menegakkan diri.
"Apa yang kamu pikirkan?" Bisiknya. Dia duduk dan mencondongkan badan sehingga wajahnya hanya berjarak beberapa inci dari wajahku.
"Kamu baik-baik saja? Kamu berkeringat."
"Aku baik-baik saja, hanya mimpi buruk." Aku menggeleng perlahan.
"Hmm... Tidak ada gunanya membiarkan mimpi buruk merusak suasana hati kamu pagi ini. Begini saja, aku akan melakukan apa pun yang aku bisa untuk membuatmu happy pagi ini.” Ujarnya menenangkan.
"Apa pun yang membuat aku happy?" Tanyaku senang membayangkan seharian bersamannya, tapi tiba-tiba perutku berbunyi. 
"Kamu lapar," katanya cepat dan berdiri dari tempat tidur. 
“Aku tadi membuatkanmu wafle dan kopi. Kurasa akan lebih enak jika di makan selagi hangat.” Ajaknya, baiklah aku menyerah perutku memang perlu diisi. Dan kesenangan harus menunggu dengan sabar beberapa menit lagi.

You, and Coffee Latte

A : I've got to see you. 
F : No. 
A : What is this, patriotism? 
F : I don't want trouble. 
A : I'm not trouble. 
F : You're taken. 
A : We should go out on a date. 
F : Tough.
A : But You kissed me!
F : What are you, 12?

Antagonis


Namanya juga drama, ya harus ada yang sudi jadi antagonisnya... 
Biar itu bagianku...

IT'S JUST A COFFEE SHOP Chp. 3

I stare at the mirror taped to my bedroom door. Fairy lights on. Bed unmade. Hoodie Elian would wear white. Safe. Invisible. But tonight is ...