Friday, October 30, 2015

Lagu Untuk Matahari

Patah kadang semangat, dengar mulut pedas berdebat,
yang hanya lihat salahmu, Gerah kadang pendengar,
dapat cibiran sang benar, Sinisme bukan untukmu,

Mereka tak sempurna, sama juga halnya denganmu,
Jangan risaukan cela mu,

Mungkin mereka bulan, tapi ingat kau Matahari,
(matahari) cahya mereka darimu,

(menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,
(bicara, bersorak, hey!!) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,


Buka hatimu dengar, biar senang beralasan,
Kuatkan langkah jiwamu, Waspada yang cemburu,
tak semua kutukan berlaku, Kuatkan langkah hatimu,

Buktikan sekarang, Angkat penamu, tulis!,
bila gemar menulis, Buktikan sekarang,
Perkeras suaramu, bila gemar menyanyi,

(menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,
(bicara, bersorak, hey!!) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,

(menari, bernyanyi) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,
(bicara, bersorak, hey!!) lakukan yang kau suka, (hidupmu) bukan hidupnya,
(menari, bernyanyi)... (hidupmu)... (bicara, bersorak, hey!!)...


Sungguh benar bahwa hidup bukan tentang menyenangkan orang lain, lakukan yang kau suka karna ini hidupmu. Bukan tentang mereka tapi tentang kamu.

Tentang Penampilan dan Penilaian

Orang mengatakan bahwa mata adalah jendela jiwa, tapi bagaimana dengan penampilan fisik secara keseluruhan?

Aku menemukan hal yang menarik bahwa orang tampaknya bisa dengan mudah membuat penilaian tentang seseorang berdasarkan penampilan mereka. Ternyata tampilan fisik ini dapat menyampaikan seberapa besar kemungkinan mereka orang yang gagal atau tidak.

Penampilan yang berbeda tampaknya memiliki stereotip yang berbeda. Aku tidak akan membahas terlalu banyak tentang hal ini. Yang akan aku katakan adalah bahwa, aku merasa jengkel ketika orang berpikir mereka tahu semua tentang kita berdasarkan karakteristik eksternal. Terlebih dari omongan orang yang merasa tau tentang kita.

Sesuatu yang sederhana seperti penampilan fisik dapat membangun dinding di antara orang. Apakah ini hal yang baik?

Mungkin tidak.

Tuesday, October 27, 2015

What If...?

"'What' and ‘if’ two words as nonthreatening as words come. But put them together side-by-side and they have the power to haunt you for the rest of your life: ‘What if?'..."
"I don't know how your story ended. But I know that if what you felt then was love - true love - then it's never too late. If it was true then it why wouldn't it be true now? You need only the courage to follow your heart..."

Sunday, March 15, 2015

11.15

Remuk redam sudah kataku pada punggungmu...

Pengemis Memungut Beras

Sungguh, aku tidak dilihat pantas. Caraku meminta cinta dinilai lebih hina dari pengemis memungut beras.

Saturday, March 14, 2015

Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk merindukan bulan... Burung ini tak pernah tau dia terlihat sekecil apa dari atas sana. 
Dipaksa berhenti... Rantingnya patah, Dia jatuh menghantam tanah.

© Just Floo 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis